Jika Anda ingin menyimpan dendam, ikuti contoh Leigh Roose

Ini sampai ke step dimana kita mesti terima Yaya Touré bukan Johan Cruyff. Sayang sekali, benar-benar, sebab Pantai Gading mempunyai inspirasi yang pas. Entahlah diberikan dengan mangkok empuk panas yang mengepul atau piring berisi kebenaran keras yang dingin, balas dendam pemain yang dicerca itu dapat jadi kemampuan yang menghibur. Tidak satu juga dari orator hebat berolahraga, dari Bill Shankly sampai Claude Puel, yang sempat memberi ceramah team menjadi ide menjadi dendam yang dijaga dengan baik.

Baca Juga : Mengapa Jorginho lebih penting daripada N’Golo Kante untuk Chelsea

Pada tahun 1910, Leigh Roose yang mengagumkan memberi contoh yang mungkin belum pernah dicocokkan tapi kita akan memperolehnya dikit. Pertama, mari kita katakan selamat pada agen Touré, Dimitry Seluk, yang dengan nakal menyerang keinginan kita minggu ini dengan menginformasikan jika client-nya yang berumur 35 tahun lulus tes medis di London sebelum di tandatangani kontrak untuk club baru.

Baca Juga : Bos Manchester City Pep Guardiola menginginkan kontrak baru untuk Vincent Kompany

Untuk 0,5 detik yang mengundang selera, kita bisa memikirkan Touré masuk dengan Chelsea, Spurs atau Arsenal serta penuhi ambisinya untuk pimpin team dengan mencapai titel dengan mengorbankan Manchester City, dengan begitu membodohi Pep Guardiola, yang menganggap telah kedaluwarsa. Menjadi alternatifnya, nampaknya Touré akan masuk dengan Olympiakos, yang kelihatannya akan tidak membuat Guardiola lepas dari jalannya yang modis dalam tempo dekat.

Baca Juga : Robert Lewandowski, Bayern 4/10 vs Hertha di kekalahan liga pertama

Beberapa orang Yunani ikut mustahil berjumpa Royal Antwerp, yang diurus oleh Laszlo Boloni, manajer yang, saat di Sporting Lisbon, memberi kiprah senior pada Cristiano Ronaldo yang berumur 16 tahun tapi saat ia ada di Monaco tidak bisa temukan tempat untuk Touré 23 tahun. Saat hasil jelek mengakibatkan Monaco mengeluarkan Rumania pada tahun 2007, Touré menawarinya sayang. “Kepergian Boloni memberikan saya kenikmatan yang mengagumkan,” tuturnya. “Saya lebih dari jemu dengannya.”

Mats Hummels Ngamuk Dikritik Fans Timnas Jerman

Mats Hummels geram besar sebab memperoleh kritikan dari alat serta fans Tim nasional Jerman. Ia terasa tersinggung sebab dimaksud pemain amatir. Tampilan beberapa punggawa tim nasional Jerman jadi mulai bahan masukan pascagagal di Piala Dunia 2018 kemarin. Sesudah itu, perform Jerman juga tidak kunjung lebih baik. Paling akhir, Jerman kalah mutlak dengan score 3-0 atas Belanda.Kekalahan telak atas Belanda, pasukan Joachim Low juga panen masukan.

Baca Juga : Agensi Indikasikan Aaron Ramsey Selesai di Arsenal

Karena, itu ialah kekalahan yang begitu mencolok serta beberapa pemain Tim nasional Jerman dipandang tampil dibawah standard. Tidak cuma fans, alat di Jerman juga memberi masukan yang pedas pada Die Mannschaft. Hummels jadi salah satunya tujuan masukan atas kekalahan Jerman. Karena, ia bermain penuh saat 90 menit di pertandingan menantang Belanda. Akan tetapi, Hummels geram serta terasa masukan yang dikirimkan pada team ialah bentuk sikap tidak tertarik. Seperti didapati, Tim nasional Jerman memang terakhir jadi tujuan empuk masukan.

Baca Juga : Cari Pengganti Mourinho, MU Disarankan Pilih Giggs Ketimbang Zidane

Maklum, semenjak Piala Dunia, Tim nasional Jerman belum dapat berbenah.Menurut Hummels, beberapa pemain tim nasional Jerman sampai kini tetap berusaha keras diatas lapangan. Bila akhirnya tidak optimal, jadi itu ialah perihal yang berlainan. Karenanya, Hummels terasa masukan yang dikirimkan ialah perihal yang tidak adil. “Saat ini mereka semua menyerang kami, menurut saya hal tersebut tidak tertarik,” kata Hummels pada Sport1.

Baca Juga : Danny Welbeck di Ambang Pintu Keluar Arsenal?

“Masukan itu tidak menghargai apakah yang telah dikerjakan oleh beberapa pemain. Bukan bermakna kami hidup pada saat kemarin. Tetapi, kami masih tetap miliki team yang hebat. Kami miliki beberapa pemain top dan tim nasional yang bagus. Tetapi, kami terasa diperlakukan seperti amatir,” sergah Hummels. “Kami mesti melawan sikap yang tidak hormat ini. Alat serta fans akan tetap laku semacam itu,” sambung pemain Bayern Munchen itu.

 

Soal kepulangan Neymar, Bos Barcelona anggap sebagai spekulasi

Berita tentang pulangnya Neymar terakhir jadi pembicaraan hangat di tengahnya publik. Akan tetapi buat pelatih Blaugrana, Ernesto Valverde, isu itu tidak lebih dari spekulasi belaka. Walaupun baru geser pada musim panas 2017 lantas, Neymar cukuplah marak dikabarkan tidak kerasan di Prancis. Faktanya PSG, tempatnya bernaung saat ini, tidak berhasil meluncur lebih jauh pada Liga Champions musim kemarin. Beberapa club diberitakan tertarik untuk memakai jasanya, termasuk juga salah satunya Real Madrid.

Baca Juga : Cork akan menjadi tuan rumah perayaan salah satu putranya

Akan tetapi beberapa laporan mengatakan jika pemain dari Brasil itu ingin pulang ke team yang membesarkan namanya, Barcelona.Pihak Barcelona sendiri pernah mengatakan jika mereka tidak tertarik untuk memulangkan Neymar. Bahkan juga sang wapres, Jordi Cardoner, menjelaskan jika nama sang striker tidak sempat disebutkan. Seirama dengan Cardoner, Valverde ikut menolak berita tentang pulangnya Neymar. Dalam pandangannya, isu kembalinya pria berusia 26 tahun itu cuma hanya spekulasi saja. “Saya ketahui kapanpun ialah waktu yang bagus untuk pikirkan Neymar, tapi ia ada di team lainnya serta itu hanya spekulasi,” tutur Valverde, seperti yang diambil dari BT Sport. “Kami tidak ada di bursa transfer serta itu bukan suatu yang dapat anda lihat dalam tempo dekat.

Baca Juga : Kapten Socceroos Mile Jedinak mengumumkan segera pension

Itu ialah pertanyaan yang bagus untuk menghibur orang, tetapi kami tidak paham apakah yang akan berlangsung di hari esok,” sambungnya.Valverde sendiri lebih pilih untuk pikirkan jalan keluar persoalan di posisi pertahanan sesudah Samuel Umtiti cedera. Akan tetapi dianya tidak dapat lakukan apa pun terkecuali mengharap sang pemain selekasnya sembuh kembali. “Umtiti ikuti proses pemulihan tapi saya tidak dapat menjelaskan kapan ia akan kembali, karena saya bukalah dokter,” imbuhnya.

Baca Juga : Spanyol memberikan cek realitas pasca-Piala Dunia Inggris

“Saya berharap ia selekasnya kembali menolong kami, sebab kami miliki beberapa laga terpenting yang akan banyak yang datang,” pungkasnya. Di hari Minggu (21/10) pagi hari kelak, Lionel Messi dkk akan melawan Sevilla di Nou Camp dalam pertandingan kelanjutan La Liga. Empat hari berlalu, mereka akan bertemu dengan Inter Milan di arena Liga Champions.