Inter Milan Siap Jual Milan Skriniar

Satu berita baik hadir buat Barcelona serta Manchester United. Bek target mereka, Milan Skriniar diberitakan akan dilepaskan oleh Inter Milan pada bursa transfer musim panas tahun kedepan. Skriniar sendiri adalah salah satunya pemain terunggul Inter Milan musim kemarin. Walau mainkan musim perdananya bersama dengan Nerrazurri, dia sukses menunjukkan diri menjadi benteng yang kuat buat raksasa Serie A itu. Kesolidan Skriniar dalam menggalang pertahann Inter mengundang perhatian MU serta Barcelona.

Ke-2 raksasa Eropa itu coba membawa sang bek pada musim panas tempo hari, akan tetapi penawaran mereka tidak diterima mentah-mentah oleh raksasa Serie A itu. Dikutip Calciomercato, ada keinginan baru buat Barca serta MU untuk mengambil Skriniar. Pasalnya Inter Milan diberitakan telah akan memutuskan untuk melego sang pemain pada musim panas kelak.Menurut laporan itu, fakta Inter Milan ingin jual Skriniar sebab mereka ingin lolos dari sangsi FFP. Pada musim panas tempo hari, Inter Milan berbelanja lumayan besar.

Akhirnya keuangan mereka minus seputar 50 juta Euro karena kegiatan transfer itu. Inter sendiri terancam terserang embargo transfer bila tidak berhasil menyamakan neraca keuangan mereka itu, hingga mereka mesti jual beberapa pemainnya pada musim panas kelak.Minus 50 juta Euro ini sebenarnya cukuplah memberatkan buat Inter Milan.

Pasalnya mereka tidak miliki beberapa pemain berharga tinggi di team mereka. Selama ini beberapa nama yang punya potensi mempunyai nilai jual diatas 50 juta Euro cuma Mauro Icardi, Ivan Perisic, serta Milan Skriniar. Dua nama pertama beritanya tidak tersentuh di Inter Milan sebab belumlah ada alternatifnya, sesaat Skriniar sekarang ini telah mempunyai pelapis pada diri Stefan de Vrij. Akhirnya Inter beritanya akan merelakan Skriniar di jual di bursa transfer musim panas kelak.

Terkait :

Agen Bola,  Agen JudiJudi BolaBola OnlineBandarqBandarqqDominoqq,  PokerqqAgen BolaJudi BolaBandar BolaBola Online,  Agen Bola,  Judi BolaBola OnlineAgen BolaJudi BolaBola Online

Cristiano Ronaldo Takkan Perkuat Timnas Lagi?

Cristiano Ronaldo diyakini tidak akan memperkuat tim nasional Portugal lagi. Ya, pemain berumur 33 tahun itu dipastikan harus kembali absen dari skuat timnas Portugal untuk laga internasional pekan depan. Tak ada nama pemain milik Juventus tersebut di dalam skuat terbaru yang sudah dirilis oleh sang peramu taktik, Fernando Santos. Ronaldo, seperti halnya Lionel Messi memang sudah memilih untuk tak ambil bagian di timnas pasca tampil di Piala Dunia 2018 yang lalu. Akan tetapi, kedua pemain belum secara terbuka menyatakan diri untuk pensiun.Tanpa kehadiran sosok Ronaldo di dalam skuat, pelatih Fernando Santos akan banyak bertumpu pada sosok seperti Bernando Silva, Ruben Neves, Andre Silva.

Di samping itu, masih ada pemain senior lainnya seperti Rui Patricio, Jose Fonte dan Pepe yang dapat menjadi andalannya. Tim nasional Portugal sendiri dijadwalkan bakal menjalani pertandingan kontra tim nasional Italia pada hari Minggu, 18 November 2018 mendatang dan Polandia pada Rabu, 21 November 2018 yang akan datang pada lanjutan Uefa Nations League. Di bawah ini adalah skuat Portugal selengkapnya: Pelatih Fernando Santos memutuskan untuk kembali memanggil Jose Fonte usai tampil apik di Lille. Begitu juga dengan Raphael Guerreiro yang mampu menembus skuat utama Borussia Dortmund. Guerreiro adalah pilar Portugal di Euro 2016, tapi dia sempat cedera panjang.

Andre Gomes yang sudah menunjukkan penampilan cemerlang bersama dengan skuad Everton, setelah mengalami periode buruk bersama Barcelona, juga kembali dipanggil ke timnas. Begitu juga dengan Joao Maria yang belakangan moncer bersama dengan Inter Milan. Absennya Cristiano Ronaldo itu jelas saja menimbulkan banyak dugaan ihwal penyebabnya. Salah satu alasan yang beredar adalah dia memboikor UEFA Nations League yang merupakan even UEFA. Sebagaimana yang dilansir dari Calciomercato, terkait dengan tak terpilihnya Ronaldo jadi pemain terbaik Liga Champions musim 2017 / 2018 lalu masih menjadi bahan perdebatan hingga sekarang ini.

Sementara itu, pendapat yang lain juga menyebutkan bahwa Cristiano Ronaldo hanya ingin fokus meningkatkan performa dan adaptasinya bersama Juventus. Santos mengungkapkan, top skor sepanjang masa di tim nasional Portugal itu memang sedang focus bersama dengan klubnya. Sebab sudah pasti sang pemain ingin kembali memastikan diri untuk keluar sebagai pemenang trofi Ballon d’Or. Penting untuk diketahui dalam pertandingan bersama timnya melawan Manchester United di pekan ini, CR7 yang merupakan gelar beken untuk Cristiano Ronaldo sendiri sukses melesakkan gol.

Baca Juga :

Betawitoto :

Osakatogel :

IkanJoker :

 

CR7 Anggap Kemenangan Kontra Milan Sangat Krusial!

CR7 menganggap hasil kemenangan yang direngkuh timnya saat berhadapan dengan AC Milan begitu krusial. Seperti yang kita ketahui bersama, Juventus sendiri baru saja sukses mendapatkan tiga poin sempurna sata menjalani laga away ke kandang kebesaran milik AC Milan dalam pertandingan lanjutan Liga Italia musim 2018 – 2019 ini. Di mana pada lawatan yang dilakukan olehnya tersebut, Juventus sukses menghasilkan kemenangan dengan skor 2 – 0. Hal itu juga mendapat kata sambutan gembira dari sang mega bintang Juve yakni Cristiano Ronaldo. Pasalnya ia sendiri menilai jika hasil kemenangan atas Milan adalah satu hal yang sangat krusial.

Hal tersebut disebabkan karena kemenangan atas Milan membuat jarak poin Juve yang berada di puncak klasemen tetap memiliki keunggulan sebanyak enam angka atas Napoli yang menghuni posisi kedua. Seandainya pada laga melawan Milan tersebut Juve menelan kekalahan, maka mereka hanya akan berjarak tiga poin saja dati Napoli, yang mana itu adalah hal membahayakan bagi si Nyonya Tua. Terlebih lagi, dalam laga tersebut Ronaldo juga ikut menyumbang gol. Meski hanya satu gol, tetapi itu sangat berarti bagi Ronaldo lantaran sepanjang kariernya sebagai pesepakbola profesional, Cristiano Ronaldo belum pernah sekalipun mencetak gol kala bertanding melawan Milan di San Siro Stadium.

CR7 mengungkapkan perasaan gembiranya sekarang ini, khususnya bagi tim sebab bermain dalam laga tandang khususnya ke Milan selalu dirasakan sangat sulit baginya. Sebagaimana yang dikutip dari Football Italia pada hari Selasa, 13 November 2018 lalu, Ronaldo menyebut kemenangan dengan skor 2 – 0 yang dipetik di San Siro Stadium merupakan suatu pencapaian yang begitu berarti. Pria berkebangsaan Portugal itu menilai, sangat penting rasanya untuk memetik kemenangan, disebabkan karena kesebelasan Napoli sendiri sukses mengalahkan Genoa dalam pertandingan di malam hari itu. Ronaldo mengklaim tim mesti bisa menjaga jarak aman ke depannya.

Atas hasil positif tersebut, Juventus pada saat ini tercatat sudah mengumpulkan total 34 poin dan hal itu berarti mereka dapat mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara Liga Italia pada musim 2018 – 2019. Sementara Milan turun satu strip ke posisi lima lantaran perolehan poinnya disalip oleh Lazio. Apresisasi besar nyatanya juga patut diberikan kepada penjaga gawang Juventus, Wojciech Szczesny, lantaran mampu menggagalkan penalti striker AC Milan, Gonzalo Higuain, dalam pertandingan lanjutan Liga Italia 2018-2019. Keberhasilan Szczesny dalam menggagalkan penalti Higuain memang tidak dapat dilepaskan dari campur tangan striker anyar milik Juventus sendiri, yakni Ronaldo karena dirinya yang telah memberi wejangan sebelum eksekusi dilangsungkan.

Baca Juga :

Danes memukul balik untuk memecahkan impian Bohs

Bohemians 1 FC Midtjylland 2

Babak kedua comeback oleh FC Midtjylland mengakhiri pengalaman singkat Liga Champions untuk Bohemians di Dalymount Park tadi malam.

Tim Craig Sexton sedang dalam perjalanan mereka di babak pertama untuk menjadi tim Irlandia pertama yang harus menghadapi putaran dalam kompetisi ketika penalti Ali Reghba menempatkan mereka di depan gol tandang.

Namun, penalti Casper Tengstedt dan gol bunuh diri oleh Mitchell Byrne membunuh mimpi para Gipsi sebelum turn-out yang dapat dikreditkan sebesar 1.563.

Trailing 2-1 dari leg pertama di Herning, Bohs tahu kemenangan 1-0 akan mengamankan perjalanan mereka ke babak kedua dan mereka mulai dengan tujuan.

Reghba, striker tim pertama membangkitkan minat Leicester City dan Middlesbrough, menggunakan langkahnya untuk meregangkan pengunjung yang hidup berbahaya di setengah jam pembukaan.

Byrne seharusnya membuat mereka membayar ketika dia meronta bebas di tiang belakang untuk memenuhi umpan silang Steven Nolan delapan meter hanya untuk menghantam tendangan voli.

Itu semua Bohs di tahap terakhir setengah, dengan Rafn Elias Olafsson di gawang Denmark dipaksa untuk menyingkirkan drive rendah Ryan Graydon.

Seamus Curley juga menuju melebar dari yang lain pengiriman setan Nolan sebelum tekanan menyebabkan penghargaan penalti.

Full-back Andy Lyons dibundel dan Reghba mengobrak-abrik tendangan penalti di luar Olafsson meskipun stopper raksasa menebak dengan cara yang benar.

Itu terbukti menjadi malam adu penalti di Pusat Perbelanjaan berakhir delapan menit setelah jeda Swiss wasit Lionel Tschudi memutuskan penjaga gawang Bohs Seán Bohan telah menjegal Tengstedt. Sekali lagi, penjaga gawang melangkah ke arah yang benar namun tidak bisa menahannya.

Dengan Bohs membutuhkan yang lain untuk memaksakan perpanjangan waktu, kebugaran superior dari full-timer mulai mengatakan. Byrne tidak berdaya untuk mencegah mengubah umpan rendah Tengstedt dari jarak dekat.

Bohemians – S Bohan; A Lyons, M Byrne, S Curley, P Adigun; P Omochere (T Consadine 84), D Thornton, A Kelly, R Graydon (R Tierney 70); S Nolan; Reghba.

Baca Juga :

FC Midtjylland – RE Olafsson; OS Odeh, O Olsen, SJ Larsen, PT Anker; ED Dawa (AJ Abubakar 52), A Martis, HM Madsen; TG Isaken, C Tengstedt (DJ Bagger 85), LN Dyhr (GL Glessing 85).

Thomas Tuchel Kritik Keputusan Wasit PSG vs Napoli

Thomas Tuchel tak ragu untuk melontarkan kritik pada keputusan wasit dalam petandingan yang mempertemukan Paris Saint Germain dengan Napoli.

Pelatih PSG, Thomas Tuchel, mengkritisi sejumlah keputusan wasit di antaranya pada saat para anak didikannya melakoni laga kontra kesebelasan Napoli dalam match day ke 4 Grup C Liga Champions yang berlangsung pada hari Rabu, 7 November 2018 dini hari lalu (WIB).

Di mana salah satu di antaranya ialah ketika gol Napoli yang dia nilai lebih dulu terjadi off side sehingga pada akhirnya mesti dianulir. Pertandingan antara Napoli kontra PSG itu sendiri berlangsung di San Paolo, Naples.

Kedua kesebelasan sama-sama sudah tampil menyerang sejak babak pertama dimulai. Tapi, PSG sebagai tamu justru mampu unggul lebih dulu pada menit ke 45 dari gol yang dicetak oleh Juan Bernat.

Napoli pun tampak bermain lebih agresif pada saat memasuki babak kedua pertandingan. Upaya dari skuad didikan pelatih Carlo Ancelotti pada akhirnya dapat membuahkan hasil yang manis tepat di menit 60.

Di mana wasit Bojan Kuipers dari Belanda menunjuk tutik putih setelah Jose Callejon dijatuhkan oleh Thiago Silva dan Gianluigi Buffon di dalam kotak penalti.

Eksekusi penalti diambil oleh Lorenzo Insigne yang kemudian berhasil untuk enjebol jala gawang milik Gianluigi Buffon pada menit ke 62.

Pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor seri 1 – 1 meskipun kedua tim sama-sama mendapat peluang mencetak gol.

Menurut pendapat Thomas Tuchel, sebelum terjadi pelanggaran, Jose Callejon lebih dulu berada dalam posisi offside. Tuchel juga tak senang dengan keputusan Kuipers.

Terlebih lagi, wasit asal Belanda itu dia nilai juga luput memberikan penalti pada PSG. Seperti yang dilansir dari Football Italia pada hari Rabu, 7 November 2018 ini, Tuchel menerangkan jika penalti Napoli itu sendiri berawal dari situasi yang mana harusnya offside saat build-up.

Selain itu, tim seharusnya juga mendapatkan penalti dan keputusan tersebut membuat hasilnya menjadi berbeda.

Thomas Tuchel menerangkan jika para pemain asuhannya sudah mendapat kesulitan pada babak kedua dan itu adalah hal yang normal karena Napoli memberi tekanan yang tinggi dan akhirnya mereka bisa mengurung kami.

Kami harus bisa menerima hasil tersebut. Persaingan di Grup C menjadi semakin ketat saja pasca pertandingan di match day keempatnya.

Tak ada tim yang berhasil lolos ke babak 16 besar, dan juga belum ada tim yang tersingkir di antaranya. Liverpool, Napoli, PSG, beserta Red Star Belgrade akan saling berebut tiket lolos pada dua laga tersisa. Ketatnya lini persaingan di Grup C pun dia akui oleh Thomas Tuchel.

Ia berpendapat, grup ini benar – benar sangat ketat dan kekuatan tim sangat berimbang. Tapi, semuanya masih dapat menentukan bagaimana takdirnya di tangan masing – masing. Seperti diketahui, Napoli dan PSG harus rela berbagi poin saat kedua tim bertemu di lanjutan Liga Champions matchday empat.

Berunjuk gigi di markas kebesaran milik Il Partenopei, PSG sukses mencuri satu poin setelah bermain imbang 1 – 1. Sejatinya baik Napoli maupun PSG sendiri sudah sama-sama memainkan sepakbola terbaik mereka.

Tim tuan rumah Napoli beberapa kali mampu membuat repot tim tamu melalui peluang-peluang yang mereka dapatkan. Namun usaha mereka itu mampu dibendung oleh barisan pertahanan PSG dan juga beberapa aksi dari Gianluigi Buffon.

Terkait :

Agen Bola,  Agen Judi, Judi BolaBola OnlineBandarqBandarqqDominoqq,  PokerqqAgen BolaJudi Bola, Bandar Bola, Bola Online,  Agen Bola,  Judi BolaBola OnlineAgen BolaJudi BolaBola Online

Hazard Disarankan Jangan Tinggalkan Chelsea

Bekas kapten Chelsea, John Hollins angkat bicara tentang spekulasi hari esok Eden Hazard. Hollins memandang Chelsea ialah club yang prima buat Hazard hingga sang playmaker tak perlu beralih club musim depan. Saat setahun paling akhir, Hazard tetap diisukan pergi dari Chelsea. Dia dimaksud jadi target penting club asal Spanyol, Real Madrid. Hazard sendiri belakangan ini membuat spekulasi waktu depannya makin liar.

Dia menyebutkan jika Real Madrid ialah club impiannya hingga dia mengaku ingin meneruskan karier disana. Akan tetapi Hollins menyebutkan jika Hazard semestinya tidak pergi dari Chelsea, sebab dia telah berjodoh dengan club asal London itu. “Hazard bahagia ada di club ini,” membuka Hollins pada Love Sport Radio.Hollins memandang keadaan Chelsea sekarang ini begitu prima untuk Hazard hingga dia mesti berfikir 2x bila ingin pergi dari Stamford Bridge. “Sekarang ini ia tinggal di London.

Baca Juga : //bedelia.viagrasildenafilfor.com/berita-bola/hasil-pertandingan-huddersfield-town-vs-liverpool-skor-0-1/

Kota ini ialah kota yang indah serta saya pikir keluarganya telah kerasan tinggal di kota ini.” “Kenapa ia ingin pergi dari Chelsea saat ia memperoleh upah yang besar sekali? Ia ikut jadi pemain inti club ini serta dia dapat lakukan apa di sini serta ia masih tetap aktif bermain di Tim nasional Belgia.”Hollins memandang Hazard butuh memperhitungkan baik-baik untuk geser ke Madrid, sebab dia punya potensi menjumpai kegagalan di Santiago Bernabeu.

“Ia mesti menanyakan pada dianya ‘Mengapa saya ingin geser dari club ini?’ “. “Beberapa pemain Chelsea sekarang ini pas untuk dia. Ia dapat mengoptimalkan kekuatannya di Chelsea dimana beberapa pemain yang lain akan membuat perlindungan diirnya.” tandas Hollins.

Baca Juga Situs : jettoto, live casino , casino online, togel online, 7nagapoker, poker online, domino 99, bandar ceme

 

Jika Anda ingin menyimpan dendam, ikuti contoh Leigh Roose

Ini sampai ke step dimana kita mesti terima Yaya Touré bukan Johan Cruyff. Sayang sekali, benar-benar, sebab Pantai Gading mempunyai inspirasi yang pas. Entahlah diberikan dengan mangkok empuk panas yang mengepul atau piring berisi kebenaran keras yang dingin, balas dendam pemain yang dicerca itu dapat jadi kemampuan yang menghibur. Tidak satu juga dari orator hebat berolahraga, dari Bill Shankly sampai Claude Puel, yang sempat memberi ceramah team menjadi ide menjadi dendam yang dijaga dengan baik.

Baca Juga : Mengapa Jorginho lebih penting daripada N’Golo Kante untuk Chelsea

Pada tahun 1910, Leigh Roose yang mengagumkan memberi contoh yang mungkin belum pernah dicocokkan tapi kita akan memperolehnya dikit. Pertama, mari kita katakan selamat pada agen Touré, Dimitry Seluk, yang dengan nakal menyerang keinginan kita minggu ini dengan menginformasikan jika client-nya yang berumur 35 tahun lulus tes medis di London sebelum di tandatangani kontrak untuk club baru.

Baca Juga : Bos Manchester City Pep Guardiola menginginkan kontrak baru untuk Vincent Kompany

Untuk 0,5 detik yang mengundang selera, kita bisa memikirkan Touré masuk dengan Chelsea, Spurs atau Arsenal serta penuhi ambisinya untuk pimpin team dengan mencapai titel dengan mengorbankan Manchester City, dengan begitu membodohi Pep Guardiola, yang menganggap telah kedaluwarsa. Menjadi alternatifnya, nampaknya Touré akan masuk dengan Olympiakos, yang kelihatannya akan tidak membuat Guardiola lepas dari jalannya yang modis dalam tempo dekat.

Baca Juga : Robert Lewandowski, Bayern 4/10 vs Hertha di kekalahan liga pertama

Beberapa orang Yunani ikut mustahil berjumpa Royal Antwerp, yang diurus oleh Laszlo Boloni, manajer yang, saat di Sporting Lisbon, memberi kiprah senior pada Cristiano Ronaldo yang berumur 16 tahun tapi saat ia ada di Monaco tidak bisa temukan tempat untuk Touré 23 tahun. Saat hasil jelek mengakibatkan Monaco mengeluarkan Rumania pada tahun 2007, Touré menawarinya sayang. “Kepergian Boloni memberikan saya kenikmatan yang mengagumkan,” tuturnya. “Saya lebih dari jemu dengannya.”

Mats Hummels Ngamuk Dikritik Fans Timnas Jerman

Mats Hummels geram besar sebab memperoleh kritikan dari alat serta fans Tim nasional Jerman. Ia terasa tersinggung sebab dimaksud pemain amatir. Tampilan beberapa punggawa tim nasional Jerman jadi mulai bahan masukan pascagagal di Piala Dunia 2018 kemarin. Sesudah itu, perform Jerman juga tidak kunjung lebih baik. Paling akhir, Jerman kalah mutlak dengan score 3-0 atas Belanda.Kekalahan telak atas Belanda, pasukan Joachim Low juga panen masukan.

Baca Juga : Agensi Indikasikan Aaron Ramsey Selesai di Arsenal

Karena, itu ialah kekalahan yang begitu mencolok serta beberapa pemain Tim nasional Jerman dipandang tampil dibawah standard. Tidak cuma fans, alat di Jerman juga memberi masukan yang pedas pada Die Mannschaft. Hummels jadi salah satunya tujuan masukan atas kekalahan Jerman. Karena, ia bermain penuh saat 90 menit di pertandingan menantang Belanda. Akan tetapi, Hummels geram serta terasa masukan yang dikirimkan pada team ialah bentuk sikap tidak tertarik. Seperti didapati, Tim nasional Jerman memang terakhir jadi tujuan empuk masukan.

Baca Juga : Cari Pengganti Mourinho, MU Disarankan Pilih Giggs Ketimbang Zidane

Maklum, semenjak Piala Dunia, Tim nasional Jerman belum dapat berbenah.Menurut Hummels, beberapa pemain tim nasional Jerman sampai kini tetap berusaha keras diatas lapangan. Bila akhirnya tidak optimal, jadi itu ialah perihal yang berlainan. Karenanya, Hummels terasa masukan yang dikirimkan ialah perihal yang tidak adil. “Saat ini mereka semua menyerang kami, menurut saya hal tersebut tidak tertarik,” kata Hummels pada Sport1.

Baca Juga : Danny Welbeck di Ambang Pintu Keluar Arsenal?

“Masukan itu tidak menghargai apakah yang telah dikerjakan oleh beberapa pemain. Bukan bermakna kami hidup pada saat kemarin. Tetapi, kami masih tetap miliki team yang hebat. Kami miliki beberapa pemain top dan tim nasional yang bagus. Tetapi, kami terasa diperlakukan seperti amatir,” sergah Hummels. “Kami mesti melawan sikap yang tidak hormat ini. Alat serta fans akan tetap laku semacam itu,” sambung pemain Bayern Munchen itu.

 

Soal kepulangan Neymar, Bos Barcelona anggap sebagai spekulasi

Berita tentang pulangnya Neymar terakhir jadi pembicaraan hangat di tengahnya publik. Akan tetapi buat pelatih Blaugrana, Ernesto Valverde, isu itu tidak lebih dari spekulasi belaka. Walaupun baru geser pada musim panas 2017 lantas, Neymar cukuplah marak dikabarkan tidak kerasan di Prancis. Faktanya PSG, tempatnya bernaung saat ini, tidak berhasil meluncur lebih jauh pada Liga Champions musim kemarin. Beberapa club diberitakan tertarik untuk memakai jasanya, termasuk juga salah satunya Real Madrid.

Baca Juga : Cork akan menjadi tuan rumah perayaan salah satu putranya

Akan tetapi beberapa laporan mengatakan jika pemain dari Brasil itu ingin pulang ke team yang membesarkan namanya, Barcelona.Pihak Barcelona sendiri pernah mengatakan jika mereka tidak tertarik untuk memulangkan Neymar. Bahkan juga sang wapres, Jordi Cardoner, menjelaskan jika nama sang striker tidak sempat disebutkan. Seirama dengan Cardoner, Valverde ikut menolak berita tentang pulangnya Neymar. Dalam pandangannya, isu kembalinya pria berusia 26 tahun itu cuma hanya spekulasi saja. “Saya ketahui kapanpun ialah waktu yang bagus untuk pikirkan Neymar, tapi ia ada di team lainnya serta itu hanya spekulasi,” tutur Valverde, seperti yang diambil dari BT Sport. “Kami tidak ada di bursa transfer serta itu bukan suatu yang dapat anda lihat dalam tempo dekat.

Baca Juga : Kapten Socceroos Mile Jedinak mengumumkan segera pension

Itu ialah pertanyaan yang bagus untuk menghibur orang, tetapi kami tidak paham apakah yang akan berlangsung di hari esok,” sambungnya.Valverde sendiri lebih pilih untuk pikirkan jalan keluar persoalan di posisi pertahanan sesudah Samuel Umtiti cedera. Akan tetapi dianya tidak dapat lakukan apa pun terkecuali mengharap sang pemain selekasnya sembuh kembali. “Umtiti ikuti proses pemulihan tapi saya tidak dapat menjelaskan kapan ia akan kembali, karena saya bukalah dokter,” imbuhnya.

Baca Juga : Spanyol memberikan cek realitas pasca-Piala Dunia Inggris

“Saya berharap ia selekasnya kembali menolong kami, sebab kami miliki beberapa laga terpenting yang akan banyak yang datang,” pungkasnya. Di hari Minggu (21/10) pagi hari kelak, Lionel Messi dkk akan melawan Sevilla di Nou Camp dalam pertandingan kelanjutan La Liga. Empat hari berlalu, mereka akan bertemu dengan Inter Milan di arena Liga Champions.

 

Ronaldo Pede Bisa Reunian Lawan MU

Striker Juventus Cristiano Ronaldo mendapatkan kartu merah pada kiprahnya bersama dengan I Bianconeri di Liga Champions. Ronaldo juga terancam tidak jadi reunian menantang Manchester United. Di babak group Liga Champions 2018-2019, Juventus serta MU terhimpun di group yang sama. Ke-2 team akan berduel pada matchday ke-3 serta ke empat.

Baca Juga : Terry Berambisi Jadi Pelatih di Masa Mendatang

Sayangnya, Ronaldo justru terserang kartu merah di matchday pertama kontra Valencia. Ronaldo terima kartu merah langsung dari wasit Felix Brych karena insiden dengan bek Valencia Jaison Murillo. Ronaldo tampak mencolek Murillo. Untungnya, walau main dengan 10 pemain serta tiada Ronaldo, Juventus dapat menaklukkan Valencia 2-0 di Mestalla.

Dua gol Juventus diciptakan gelandang Miralem Pjanic melalui eksekusi penalti. Dengan mendaapat kartu merah langsung, Ronaldo ada peluang dapat mangkir menantang MU. UEFA mungkin akan menjatuhkan sangsi larangan bermain satu sampai tiga pertandingan.Akan tetapi, Daily Express memberikan laporan, Ronaldo masih optimis dapat main waktu Juventus menantang MU di matchday ke-3.

Ronaldo meyakini cuma akan mendapatkan sangsi 1x larangan bermain, yaitu di matchday ke-2 menantang Young Boys. UEFA akan membuat ketetapan sah tentang sangsi untuk Ronaldo pada Kamis (27/9/2018) kelak. Beritanya UEFA telah melihat siaran lagi insiden Ronaldo serta Murillo, dan akan memutuskan aksi Ronaldo tidak wajar mendapatkan sangsi dua atau 3x larangan bermain.

Terkait :

Agen Bola Terbaik

Judi Bola Terbaik

Judi Online Resmi

Agen Bola Resmi

Judi Bola Terbaik

Judi Online Deposit Murah

Situs Bola Online Terbaik

Agen Judi Bola Online